Aku dan Idolaku

Standard

Lafadz Nabi Muhammad SAW

Saya mempunyai seorang tokoh yang menjadi idola saya, tentunya semua orang telah mengenal beliau. Yaitu Nabi Muhammad SAW. berasal dari kabilah Quraisy, tepatnya keturunan Hasyim. Ayah beliau adalah Abdullah bin Abdul Muthalib, cucu Hasyim. Ibunda beliau adalah Aminah binti Wahb yang berasal dari keturunan Bani Zuhrah, salah satu kabilahQuraisy. Beliau lahir pada tahun gajah atau sekitar tahun 570 M dan pada saat itulah diperingati sebagai Maulud Nabi Muhammad.

Dari riwayat dan kisah hidup beliau, saya bisa mengetahui bahwa beliau bisa dibilang sebagai penerang di dunia yang gelap dengan membawa lampu yang sangat terang untuk menghilangkan kesyirikan, kemusyrikan, dan kebodohan yang terjadi pada masa itu. Betapa berjasanya beliau pada umatnya mulai saat beliau lahir hingga umat di akhir zaman. Bahkan saat Malaikat Izroil menjemputnya, beliau sempat berkata “Ya… Izroil, izinkan aku merasakan rasa sakit saat maut menjemput seluruh umatku kelak. agar mereka tidak merasakan rasa sakit sedikitpun”. Sungguh, betapa mulia akhlak yang dimiliki Nabi Muhammad SAW. Namun mengapa kita sekarang tidak bisa merasakan kebaikan Nabi Muhammad?????

Maka dari itu, saya bisa mengambil hal-hal positif dari kisah hidup Nabi Muhammad SAW.  Saya akan berusaha mengubah orang lain untuk berusaha menjadi yang lebih baik. Tapi sebelum itu, saya akan mengubah diri saya sendiri tentang bagaimana membedakan yang baik dan yang buruk, dan mengubah perilaku buruk saya menjadi kebaikan yang berguna bagi saya baik sekarang, nanti, ataupun besok.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s